Image source: http://www.aktual.com/wp-content/uploads/2015/06/Larang-Menteri-ke-DPR-Fadli-Pemerintah-Mau-Dapat-Uang-Dari-Langit.jpg
Mau bisa uang asal tips kesehatan yang kau miliki? Aplikasi BaBe-Baca Berita Indonesia bisa membagikan kau Rp100.000,- hanya asal satu artikel kau yang terbit lho! Menulis artikel kesehatan memang simpel-simpel susah. Setiap tulisanmu sempurna dinanti poly orang sebab memiliki berita yang krusial, hanya saja setiap berita yang disampaikan tersebut wajib bisa dipertanggungjawabkan.
Nah, andai saja kau ingin menulis pada Kanal Kesehatan, usahakan kau menghindari lima kesalahan kecil ini agar izin terbit lebih simpel didapatkan. Apa saja? Simak baik-baik, ayo!
Hindari lima Kesalahan Ini Jika Ingin Artikel Kesehatanmu Diterima
1. Tidak Menjabarkan Tiap Penjelasan dalam Poin atau Nomor
Jika kau ingin menjabarkan manfaat obat tertentu, jangan menjabarkannya dalam paragraf panjang yang membingungkan. Sebaiknya, kau menjabarkannya dalam bentuk poin nomor. Mengapa begitu? Agar lebih simpel dibaca & dipahami sang pembaca setia BaBe.
Sertakan pula jumlah manfaat & poin nomor tersebut dalam judul, contohnya: Putus Asa sebab Insomnia? Coba Minum lima Teh Herbal Ini, Dijamin Sakti! Judul yang memiliki angka atau nomor seperti ini umumnya lebih menarik buat dibaca. So, mulai kini kau wajib belajar & membiasakan diri membuat artikel listikal poin & judul seperti ini, ya.
2. Tidak Ada Lansiran Artikel
Artikel kesehatan wajib ditulis sesuai fakta kesehatan yang bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, kau wajib menulis ulang berita kesehatan asal sumber yang terpercaya. Jangan lupa sertakan pula sumber lansiran dalam artikel kau agar artikel lebih terpercaya.
Sebaiknya tulis sumber lansiran dalam paragraf pertama. Misalnya: Dilansir asal health.com, bunga pepaya memiliki lima manfaat manis buat kesehatan. Berikut penjelasannya!
Jangan lupa buat memiringkan atau meng-italic sumber lansiran. Kamu pula bisa mem-bold sumber lansiran buat menegaskan sumber lansiran.
3. Memiliki Link Tautan
Kamu memang wajib menyertakan sumber lansiran, sumber gambar dalam artikel, & sumber gambar banner. Akan akan tetapi, jangan hingga kau menautkan link tautan dalam sumber-sumber tersebut. Hilangkan seluruh tautan & cukup tulis nama website-nya saja.
4. Paragraf Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak
Tulislah artikel minimal lima paragraf & aporisma 7 paragraf, jangan terlalu singkat & jangan terlalu panjang. Setiap paragraf pula usahakan jangan terlalu panjang, yakni terdiri asal 3-lima kalimat saja.
lima. Tidak Memiliki Sumber Banner
Ayo biasakan memberi sumber gambar banner dalam setiap artikel yang kau buat. Cara menulisnya pun tidak boleh galat, yaitu Banner: namawebsite.com. Huruf B dalam ungkap banner wajib kapital, & sebelum menandakan titik 2 dilarang ada spasi. Nama website pula jangan kapital, & tulis hingga dot com (.com) saja.
Nah, kini kau sudah tahu apa saja kesalahan kecil yang wajib dihindari ketika menulis pada kanal kesehatan. Jangan patah semangat buat menulis, siapa tahu kau bisa jadi jutawan muda seperti para penulis BaBe lainnya! Langsung aja ayo submit Tips Kesehatanmu pada https://nulis.babe.news/.
SUKA
0%
LUCU
0%
KAGET
0%
ANEH
0%
TAKJUB
0%
SEDIH
0%
MARAH
0%
TAKUT
0%
No comments:
Post a Comment