
Image source: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrTNo8zSpV7MeQD1e6mivqMUxD5FJC4ppeek-xhmlhYUu_yy4z2HlDQVJ4dVWts1HOi33EHc_Y3dhvKQzIbJU0Fx6JcKhYhv5e9DzpT5QrwGsZQg4Dc7S9r-9OgcUDwmlw_6e1sWBbH9Q/w1200-h630-p-nu/manfaat+daun+jeruk+purut.jpg
Liputan6.com, Amerika Serikat Masakan yang ditumis mungkin artinya pilihan yang sehat. Namun, cara mengolah ini ternyata dapat memperburuk kesehatan. Kenapa?
Saat menumis, partikel lemak mikroskopis--yang tak dapat dicermati mata--menguap ke udara. Partikel yang bernama aerosol ultrafine ini dapat berbahaya jikalau terhirup. Temuan berbahaya soal menumis ini dilakukan peneliti di Texas Tech University & Utah State University.
Peneliti menganalisis minyak yang dipanaskan di penggorengan, kemudian mencatat apa yang terjadi waktu air ditambahkan.
Hasil temuan terbilang sangat dramatis. Air menimbulkan ledakan lemak (pada minyak), yang membangun tetesan minyak menguap ke udara.
Tumisan mirip ayam atau kuliner Tiongkok berisiko tinggi terjadinya ledakan lemak. Ini sebab daging unggas & sayuran mengandung poly air, dilansir dari Brisbane Times, Selasa (21/11/2017).
Simak video menarik ini dia:
No comments:
Post a Comment