
Image source: https://www.jawapos.com/uploads/news/2017/09/06/aneh-kesulitan-ungkap-kasus-polri-malah-salahkan-novel-baswedan_m_155471.jpeg
Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian & Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo sepakat memberangkatkan tim menuju Singapura buat mengusut penyidik senior KPK Novel Baswedan.
Sejauh ini KPK masih belum sanggup memastikan waktu yg sempurna buat menggali fakta Kasatgas perkara korupsi e-KTP tersebut. Mengingat, KPK masih mementingkan kesehatan Novel.
"Kita perlu koordinasi lebih lanjut, alasannya perlu mempertimbangkan kesehatan alasannya proses investigasi perlu melihat kondisi kesehatan yg akan diperiksa. Jadi perlu koordinasi jua beserta dokter," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2017).
Febri mengaku, pihaknya mempersilakan bagi penyidik Polri buat mengusut Novel Baswedan jikalau mendapatkan biar menurut dokter setempat.
"Secara prinsip pimpinan Polri & KPK telah ketemu, & muncul komitmen tegas yg disampaikan sang Kapolri yg berkata serius ungkap pelaku penyerangan ini," istilah beliau.
Mengenai sketsa wajah yg diduga merupakan pelaku penyerangan Novel, Febri & KPK telah mengetahuinya. Hal tersebut jua yg akan dikonfirmasi kepada Novel kepada Singapura.
"Sketsa wajah telah diperlihatkan kepada waktu pertemuan Kapolri & pimpinan (KPK), itulah yg dianggap sang tim Polri muncul perkembangan yg signifikan dalam penanganan perkara itu. Nanti kita lihat progresnya misalnya apa, alasannya muncul beberapa sketsa yg perlu pendalaman & gosip lebih lanjut menurut saksi & pihak lain," istilah Novel.
Saksikan video menarik kepada bawah ini:
No comments:
Post a Comment