
Image source: https://cdn.brilio.net/news/2016/05/01/57932/256530-anak-indonesia-hebat.jpg
Liputan6.com, Tidore - Ari Fauji, warga Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, dinyatakan meninggal mayapada dikala dilarikan ke Rumah Sakit Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Lelaki 18 tahun itu merupakan pasien kritis yang terkena sengatan listrik, Sabtu, 30 September 2017.
Ari sebelumnya dilarikan ke Puskesmas Payahe. Namun, tidak ada pertolongan karena tim medis & dokter yang bertugas di wilayah itu tidak ada di kawasan. Akhirnya famili tetapkan membawanya ke RSUD Weda, akan tetapi nyawa pasien tidak tertolong & dinyatakan meninggal mayapada dikala tiba di Rumah Sakit Weda, lebih kurang pukul 22.00 WIT.
"Awalnya kami bawa korban ke puskesmas, tapi tidak ada dokter di sana. Akhirnya kami tetapkan melarikan korban ke RSUD Weda. Namun dalam perjalanan, korban mengembuskan napas terakhir," istilah Sukardi Ahmad, warga Kelurahan Payahe, dikala dihubungi Liputan6.com, Minggu, 1 Oktober 2017.
Sukardi mengemukakan, pelayanan dasar bidang kesehatan di kota itu sejauh ini sangat memprihatinkan. Sampai ada korban. "Di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Kelurahan Payahe, ini sangat memperihatinkan, di antaranya minimnya tenaga dokter," istilah dia.
Sukardi menambahkan, sepanjang 2017, dokter di Puskesmas Kelurahan Payahe sporadis berkantor, sebagai akibatnya setiap pasien yang datang melakukan check up kesehatan atau menjalani rawat inap hanya dikonsultasikan petugas perawat kepada dokter via telepon seluler, SMS, maupun WhatsApp.
"Akibat tidak adanya dokter di kawasan, kejadian mengerikan terjadi Sabtu kemarin. Di mana ada korban sengatan listrik bernama Ari Fauji yang dilarikan ke UGD Puskesmas Rawat Inap Payahe itu hanya mendapat penanganan medis seadanya asal perawat yang bertugas. Sementara satu-satunya dokter yang bertugas di Puskesmas Payahe tengah berada di Pulau Tidore," sambungnya.
Atas kejadian itu, seluruh warga Oba meminta keseriusan Wali Kota Capten Ali Ibrahim & Wakil Wali Kota Muhammad Sinen buat mempertinggi pelayanan dasar di bidang kesehatan, terutama ketersediaan dokter di Puskesmas itu.
"Kami meminta supaya pelayanan dasar di bidang kesehatan ditingkatkan, utamanya keberadaan dokter di Puskesmas Payahe," istilah Wahab mewakili warga Oba.
"Semoga Pemkot Tidore terlebih Kadis Kesehatan terketuk nuraninya supaya menempatkan dokter di puskesmas. Juga sesekali melakukan pengecekan di lapangan. Jangan bicara soal kesuksesan visi, misi & acara kerja kalau pelayanan kesehatan di tingkat bawah terabaikan," istilah dia.
Wali Kota Tidore Kepulauan Kapt Ali Ibrahim & Kepala Dinas Kesehatan belum menyampaikan komentar ihwal persoalan ini karena teleponnya tidak aktif.
Simak video pilihan ini dia:
No comments:
Post a Comment