
Image source: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPx4eHBXWS64O2iauJ6ddEZNoUPZvYyOgMgKnFERTbvoeNHN8Yaz6trFx2bv83FoIRWXpmBHMNYL-tTLb3vd3Y9rM16hUbozL6NqpRVaqLeqlqcXewROD4gtPW41CbOigcN0ValFHEJws/s1600/Screenshot_2013-11-19-23-08-59.png
5 Istri polisi mendatangi tempat tinggal kepada Jalan Bawal 1 No 6 RT 6/8, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Pemilik tempat tinggal yang diketahui dipakai sebagai penjualan alat kesehatan itu diduga menipu para istri polisi puluhan juta rupiah.
Salah seseorang pendemo, Pagit Tarigan berkata, awalnya, seseorang bernama Putri memperlihatkan alat kesehatan padanya & 4 orang lainnya. Putri sesumbar alat itu dapat menyembuhkan segala macam penyakit.
"Alat kesehatan Qnet (Biodis). Kami ditawari awal 2013 kemudian. Setelah kami gunakan sampai sekarang tak timbul perubahan," istilah Pagit ketika dihubungi, Senin (23/12/2013) malam.
Kala itu, Putri memperlihatkan alat seharga Rp 13,8 juta. Pagit & mak lainnya pun tertarik buat membeli. Selain alasannya tak timbul perubahan,mereka merasa tertipu & mempunyai kekuatan aturan alasannya timbul perjanjian yang ditandatangani antara penjual & pembeli.
"Kita sudah laoporkan duduk perkara ini ke Polres Jakarta Timur," lanjutnya.
Hingga lebih kurang pukul 22.30 WIB, para istri polisi itu masih berada kepada depan tempat tinggal itu. Petugas kepolisian menurut Polsek Pulogadung pun masih berjaga kepada tempat tinggal itu.
"Sebenarnya yang tertipu sudah poly. Hanya tak ikut demo seluruh. Kami akan permanen disini sampai duduk perkara ini selesai," tandas Pagit. (Riz)
No comments:
Post a Comment