Image source: http://cdn1-a.production.images.static6.com/5EEW1hJXSaSUvU-AWi70mCvHWuM=/673x373/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1361434/original/041033500_1475313396-20161001-International-Coffee-Day-Yogyakarta-BH1.jpg
Liputan6.com, New Delhi - Asosiasi Medis India mengumumkan New Delhi waktu ini sedang menghadapi 'darurat kesehatan' selesainya kabut asap tebal menutupi kota tersebut.
Menurut pihak Kedutaan Amerika Serikat, otoritas berwenang New Delhi menyatakan, taraf partikel polutan mini yang berbahaya bagi kesehatan sudah meningkat dua kali lipat dari ambang batas seharusnya.
Kepala Asosiasi Medis India Krishan Kumar Aggarwal mengatakan kepada daerah kerja isu AFP, "Kami sudah mengumumkan darurat kesehatan masyarakat kepada New Delhi sejak polusi berada kepada titik yang mengkhawatirkan."
"Pihak berwenang New Delhi wajib melakukan segala upaya buat menanggulangi ancaman ini," tukasnya.
Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) kepada 2014 mengatakan, New Delhi sudah menjadi kota paling ternoda kepada mayapada memakai kualitas udara yang lebih buruk dari Beijing.
Untuk mengurangi polusi, pembangkit listrik kepada New Delhi & sejumlah ruas jalan ditutup sebentar. Namun langkah ini justru menuai protes warga. Demikian mirip dikutip dari Independent kepada Rabu (8/11/2017).
Seorang agen real estate Vipin Malhotra menuturkan kepada The Times of India, "Ini merupakan kasus yang berulang, & kita wajib segera menemukan solusi cepat & sempurna sebelum terlambat. New Delhi sekarang menjadi tidak layak huni, terutama bagi anak, selesainya polusi mencapai taraf yang tidak bisa dikendalikan."
Merujuk kepada AFP, kembang barah kepada seremoni Diwali turut menambah gabungan beracun kepada kandungan polusi.
Polusi terbentuk dari asap mesin diesel & pembangkit listrik berbahan bakar batubara, serta emisi yang didapatkan industri.
Saat trend dingin mendekat, udara dingin menangkap polutan, mencegah penyebaran udara bersih kepada atmosfer. Kualitas udara selanjutnya semakin memburuk memakai pembakaran tunggul flora kepada luar kota New Delhi.
Praktik tersebut sebelumnya sudah tidak boleh, akan tetapi masih dilakukan secara luas oleh petani kepada trend panen yang terjadi kepada India Utara.
Wali Kota New Delhi, Arvind Kejriwal, meminta Manish Sisodia selaku Menteri Pendidikan buat menutup sekolah selama beberapa hari output tingginya taraf polusi.
No comments:
Post a Comment