Image source: http://hariansib.co/photo/dir062016/hariansib_Kapolresta-Medan-Pimpin-Sertijab-Wakapolresta.jpg
Meskipun timbul beberapa tempat tinggal sakit kepada wilayah yang menyatakan keberatan untuk ikut program kesehatan yang ditetapkan pemerintah karena belum terlunasinya hutang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkomitmen untuk memprakarsai pentingnya dokter mempunyai agunan sosial.
Karena itu Ketua IDI, Dr. Zaenal Abidin menegaskan & mendesak pemerintah untuk memperbaiki regulasi & wahana kesehatan yang belum lengkap kepada beberapa wilayah.
"Kelangsungan tenaga kesehatan & fasilitas kesehatan harus dijamin beroperasi memakai baik. IDI masih menganggap kalau iuran terlalu rendah. Kami tidak ingin BPJS colaps, akan tetapi porto ini sangat memilih," kata Zaenal yang ditemui kepada kantor BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (2/1/2014).
Menurut Zaenal, regulasi yang baik akan mendukung praktik kedokteran yang baik. Dan dari segi perlindungan hukum, regulasi pun harus timbul perlindungan hukumnya.
Untuk itu, IDI berharap BPJS bisa mengajak semua profesi kepada dalamnya mirip IDI, IBI (Ikatan bidan Indonesia), PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), Persi (Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) dan IAI ( Ikatan Apoteker Indonesia) supaya ikut melakukan pengenalan ke wilayah.
"Jangan buat kecewa rakyat, sekali kita menciptakan kekecewaan, maka kita akan mengurangi kepercayaan mereka," jelasnya.
(Fit/Abd)
*Bagi Knda yang ingin mengetahui yang akan terjadi ujian CPNS 2013 silakan klik kepada cpns.liputan6.com
Baca juga:
Syarat Daftar Jadi Peserta JKN
Perbedaan Asuransi Sosial & Komersial
Angka Kematian Bayi kepada Indonesia Masih Tinggi, Apa Sebabnya?
Pemilik KJS kepada Jakarta Tidak Bisa Dobel Klaim Kalau Ada JKN
Sistem Layanan Kesehatan Berjenjang dalam JKN, Apakah Itu?
Begini Cara Daftar JKN untuk Peserta Perorangan!
Kisruh kepada Bidang Kesehatan Bakal Banyak kepada 2014
No comments:
Post a Comment