Image source: http://kotamadiun.jdih.jatimprov.go.id/umum/wp-content/uploads/2016/07/news5-500x383.jpg
Liputan6.com, Jakarta - Dua warga Arab Saudi dalam Dumah Al Jandal, beberapa ratus kilometer dari Kota Mekah dikabarkan terindikasi terkena virus MERS CoV. Dua laporan kasus ini ditemukan karyawan rumah sakit.
Kasubsi Tim Promotif Preventif (TPP) Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, Yudi Prianto mengatakan, sejauh ini belum muncul jemaah haji Indonesia dalam Makkah yg terinfeksi.
"Alhamdulillah hingga hari ini belum muncul yg terinfeksi, istilah Yudi dalam Mekah, Arab Saudi, Minggu (12/8/2017).
Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyuluhan-penyuluhan bersama mengimbau jemaah haji selalu dengan indera pelindung diri (APD), terutama masker bila keluar dari pemondokan. Ini supaya nir gampang tertular penyakit atau virus.
Mengingat semua jemaah dari seluruh global sudah mulai berdatangan yg kemungkinan bisa membawa virus, jelas dia.
Selain itu, Yudi pula mengimbau jemaah nir berkunjung ke pertenakkan unta, meminum eksklusif susu unta yg belum diproses, termasuk minum kencing unta alasannya muncul kepercayaan bahwa kencing unta merupakan galat satu obat mujarab.
Dia pula meminta jemaah haji Indonesia beristirahat yg cukup, mengonsumsi masakan yg disiapkan alasannya hidangan katering yg tersaji telah memenuhi gizi lengkap bersama butir-buahan dan susu. Dengan demikian, stamina terjaga dan nir gampang sakit.
Pemerintah, istilah Yudi, telah menyampaikan masker dalam jumlah yg cukup untuk setiap jemaah haji. Pihaknya senantiasa mendorong jemaah calon haji dengan maskernya guna mencegah kemungkinan penularan penyakit tersebut.
"Poster-poster pula telah kami tempel dalam hotel-hotel kawasan jemaah haji menginap, istilah Yudi.
Saksikan video menarik dalam bawah ini:
No comments:
Post a Comment