Wednesday, June 14, 2017

Kemenkeu Imbau BPJS Kesehatan Dorong Peserta Disiplin Bayar Iuran

Kemenkeu Imbau BPJS Kesehatan Dorong Peserta Disiplin Bayar Iuran

Image source: http://cdn1-a.production.images.static6.com/QgKAnAXtgPPULdPTe09q69tgKic=/673x373/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1565791/original/060505700_1492070311-e0c14e75e117b80b907560fae830e00ef3be5f5026ba68cca1c90d4bf331b224_3929807.jpg

Kemenkeu Imbau BPJS Kesehatan Dorong Peserta Disiplin Bayar Iuran

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan memakai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) atau cukai rokok lebih kurang Rp 5 triliun buat mengatasi defisit pendanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) atau BPJS Kesehatan yang berpotensi mencapai Rp 9 triliun pada 2017. Sisanya akan ditutup dari belanja lain-lain.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mengaku, pemerintah masih membahas opsi-opsi pendanaan buat menambal defisit BPJS Kesehatan, termasuk kemungkinan meningkatkan iuran peserta.

"Masih didiskusikan. Belum putus nih," kata Suahasil dikala berbincang memakai Liputan6.com, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia mengungkapkan, BPJS Kesehatan mulai beroperasi 1 Januari 2014. Sebagai institusi iuran pertanggungan yang baru berjalan hampir empat tahun, Suahasil melihat BPJS Kesehatan menghadapi berbagai macam tantangan dalam menjalankan acara jaminan kesehatan kepada rakyat.

"Namanya BPJS Kesehatan baru mulai beberapa tahun, & menjadi jenis iuran pertanggungan baru, dia menghadapi segala macam tantangan, seperti peserta, klaim, pada mana tantangan klaim & peserta tak sama rata memakai semua jenis peserta," celoteh dia.

Masalah lainnya, menurut Suahasil, buat yang Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai negara, karakteristiknya tidak sama memakai yang bayar sendiri, peserta yang didaftarkan oleh pemerintah kawasan, & peserta BPJS Kesehatan yang berbagi iuran memakai pengusaha.

"Kami tanya apa planning mereka (BPJS) bikin sustain iuran pertanggungan ke depan & diberikan gambarannya oleh BPJS. Jadi, kasus yang dihadapi BPJS ini artinya kasus transisi buat buat menuju skema yang sustain," kata dia.

Suahasil lebih jauh memastikan, pemerintah meminta kepada manajemen BPJS Kesehatan buat membuat skema atau mekanisme dalam rangka menjaga keuangan perusahaan.

"Kami bilang berarti Enda (BPJS) harus bekerja lebih keras memperhatikan peserta yang baru, mengumpulkan iuran dari yang sudah jadi peserta," ujar dia.

Artinya, kata dia, BPJS Kesehatan harus permanen menjaga para peserta ini membayar iuran. "Jangan hingga dia tak iuran, kemudian sakit, baru dilunasin. Setelah dilunasi, pada-cover, akan namun iurannya mesti tepat waktu. Jadi, BPJS harus menjaga permanen sustain, menjadi akibatnya tak sekadar defisit, minta duit dong," tegas Suahasil.

Saksikan Video Pilihan pada Bawah Ini:

No comments:

Post a Comment

Waspada Cuaca Buruk, Ini Resep Jaga Kesehatan Saat Badai Dahlia

Image source: http://images1.prokal.co/webbalpos/files/berita/2017/06/21/waspada-cuaca-buruk-selama-mudik.jpg Waspada Cuaca Buruk, Ini Resep...