Sunday, June 18, 2017

Layad Rawat, Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bandung

Layad Rawat, Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bandung

Image source: https://sgimage.detik.net.id/community/media/visual/2017/07/26/1cbf55d0-243d-41eb-87dc-90be212aeedf.jpg?w=780&q=90

Layad Rawat, Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bandung

Liputan6.com, Bandung - Sebanyak 481 energi medis terdiri berasal 87 dokter, 184 perawat, 187 bidan, & 23 ahli gizi atau nutrisionis disiagakan sang Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, dalam acara pelayanan kesehatan bagi warga miskin atau nir mampu bernama Layad Rawat. Program layanan kesehatan "jemput bola" ini akan diberlakukan terhitung dalam 13 Juli mendatang.

Pelayanan Layad Rawat tadi bertujuan agar warga Kota Bandung gerombolan tadi bisa memperoleh kemudahan pelayanan kesehatan. Terutama, bila ruangan dalam tempat tinggal sakit terdekat penuh, ekonomi nir menunjang atau sulitnya memperoleh transportasi.

Selain itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita Sri Hasniarty, acara Layad Rawat ini merupakan pelayanan kesehatan yg diberikan kepada pasien tertentu dalam kawasan atau dalam rumahnya. Terutama buat dilema yg perlu diberikan pertolongan beserta segera.

"Jadi, muncul dua kriteria pasiennya. Pertama, muncul yg memang sudah terdata sang puskesmas dalam acara Perkesmas (Perawatan Kesehatan Masyarakat) yg sudah terdata dalam lingkup daerah & beberapa memang harus dikunjungi sang petugas-petugas kesehatan," ucap Rita Verita Sri Hasniarty kepada Liputan6.com dalam Bandung, Rabu, lima Juli 2017.

Sementara kriteria pasien yg ke 2 artinya memiliki dilema emergency atau darurat. "Contoh masyarakat miskin yg memang betul-betul miskin & membutuhkan pertolongan segera atau beliau sulit buat menjangkau buat ke pelayanan kesehatan, tapi beliau harus segera ditolong," Rita mengungkapkan.

Ia menuturkan, pasien penderita penyakit atau insiden darurat yg akan mendapatkan layanan kesehatan Layad Rawat tadi dalam antaranya warga lanjut usia jatuh dalam tempat tinggal, hipertensi, & pasien diabetes atau kencing manis yg harus memang dikontrol & biasanya sudah terdata dalam puskesmas.

Rita mengungkapkan jua, sekalipun terdapat skala prioritas pelayanan dalam acara kesehatan terbarukan dalam Kota Bandung tadi, dilema darurat lainnya akan permanen dilayani.

Hubungi Nomor 119

"Warga yg menjadi pasien ini bisa menjangkau tim ini (Layad Rawat) beserta melalui kader kesehatan yg menghubungi puskesmas (setempat) atau menghubungi nomor 119," ujar beliau.

Menurut Rita, nomor itu khusus pelayanan kesehatan & berikut ambulans. "Bisa jua menghubungi kader puskesmas. Atau keluarga ataupun tetangganya menghubungi ke puskemas & puskesmas yg menghubungi ke 119, bisa jua sebaliknya," sebut Rita.

Tim Layad Rawat yg beranggotakan seorang dokter, perawat, bidan & ahli gizi & petugas kesehatan lingkungan akan segera meluncur ke lokasi warga yg menjadi pasien. Usai memeriksa pasien, menurut Rita, mereka menetapkan apakah dirawat dalam tempat tinggal atau harus dibawa ke tempat tinggal sakit.

Alasannya, lanjut Rita, beberapa penyakit hanya bisa dirawat dalam tempat tinggal. Misalnya, luka akibat diabetes atau penyakit yg berkelanjutan biasanya menyebabkan luka. Jika terpaksa harus dirawat dalam tempat tinggal sakit, maka ambulans dalam puskesmas setempat akan segera dipanggil sang tim melalui 119 buat memboyong pasien.

"Satu tim buat satu Puskesmas UPT dalam taraf kecamatan. Jadi, seluruhnya muncul 30 tim dalam 30 puskemas," Rita menawarkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung itu menyatakan jua, beserta layanan terbarukan ini, semua warga terutama ekonomi lemah dibutuhkan dapat terpenuhi pelayanan kesehatannya tanpa hambatan.

Hanya saja, menurut Rita, jumlah semua energi medis acara layanan kesehatan Layad Rawat itu masih dikenal menjadi masih kurang. Idealnya buat melayani lebih berasal dua juta warga Kota Bandung & 325 ribu berkategori miskin dibutuhkan 1.110 petugas medis yg terdiri berasal 200 dokter, 400 perawat, 300 bidan, & 70 ahli gizi.

Saksikan video menarik dalam bawah ini:

No comments:

Post a Comment

Waspada Cuaca Buruk, Ini Resep Jaga Kesehatan Saat Badai Dahlia

Image source: http://images1.prokal.co/webbalpos/files/berita/2017/06/21/waspada-cuaca-buruk-selama-mudik.jpg Waspada Cuaca Buruk, Ini Resep...