
Image source: https://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/982642/big/010124400_1441785556-hut-Partai-Demokrat-7.jpg
Liputan6.com, New York - Wall Street turun asal rekornya pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi ketika Jakarta). Ini usai kenaikan saham Microsoft serta saham teknologi lainnya, gagal mengimbangi penurunan saham General Electric serta sektor kesehatan.
Melansir halaman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,06 persen menjadi 22,761,07. Sementara indeks SdanP 500 kehilangan 0,18 persen menjadi 2.544,73. Dan Nasdaq Composite turun 0,16 persen menjadi 6.579,73.
Adapun indeks Volatilitas CBOE .VIX, indikator Wall Street, naik 0,77 poin menjadi 10,42. Ini posisi tertinggi dalam 2 minggu.
Pasar diantaranya dipengaruhi saham sektor kesehatan yang berkecimpung turun 0,67 persen, seiring penurunan saham Medtronic (MDT.N) sebesar 3,61 persen. Ini setelah pembuat perangkat medis tersebut memperingatkan bahwa keuntungan kuartalannya akan terkena dampak Badai Maria yang melanda Puerto Riko.
Adapun indeks SdanP 500 menguat 14 persen pada 2017 serta pekan lalu mencapai rekor tertinggi, didukung kenaikan pendapatan perusahaan serta antusiasme bahwa Presiden Donald Trump akan memotong pajak perusahaan.
Di sisi lain, JPMorgan Chase (JPM.N) serta Citigroup (CN) akan melaporkan perolehan keuntungan kuartalannya pada Kamis. Investor berharap adanya kenaikan pada sektor ini.
"Tidak seperti saham restoran, film serta bahan bangunan serta beberapa saham discretionary yang dilanda badai, saya tidak berharap bank-bank terpengaruh oselama kuartal tersebut," istilah Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management pada Tulsa, Oklahoma.
Secara holistik, pendapatan perusahaan dalam indeks SdanP 500 diperkirakan akan semakin tinggi 4,8 persen pada kuartal terakhir, berdasarkan data Thomson Reuters, turun asal pertumbuhan 2 digitnya yang tercatat dalam 2 kuartal pertama tahun ini.
Adapun saham yang merosot diantaranya, saham GE (GE.N) yang turun 3,94 persen setelah konglomerat tersebut memilih CFO baru serta menyampaikan bahwa pihaknya memberi perusahaan pengelola investasi Trian Fund Management sebuah kursi dewan.
Sementara saham yangg mencatat penguatan yakni Nvidia (NVDA.O) yang naik 2,26 persen serta indeks teknologi informasi S & P 500 menambahkan 0,24 persen, membawa kenaikan pada 2017 menjadi 28 persen.
Sekitar 4,4 miliar saham berpindah tangan pada bursa AS, jauh pada bawah rata-rata 6,1 miliar per hari selama 20 hari perdagangan terakhir, berdasarkan data Thomson Reuters.
Saksikan Video Pilihan pada Bawah Ini:
No comments:
Post a Comment